Bupati Malang Terima Studi Komparasi Wali Kota Serta Komisi A DPRD Kota Pekalongan

MALANG - Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M. M., menerima Studi Komparasi Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E. dan Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan Gumelar, beserta rombongan, bertempat di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (23/11) Siang. Tujuan Studi komparasi ini untuk mengetahui tentang mekanisme pengelolaan dana CSR untuk pembangunan daerah. Turut hadir pada kegiatan tersebut Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen dan sejumlah Jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang.

Bupati Malang dalam kesempatan ini menyampaikan ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Wali Kota Pekalongan dan Komisi A DPRD Kota Pekalongan beserta rombongan atas dipilihnya Kabupaten Malang sebagai sasaran studi komparasi. Beliau juga memaparkan secara singkat gambaran umum Kabupaten Malang dari Letak geografis, jumlah penduduk, Potensi Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Industri, pertambangan dan Potensi Wisata. Selain itu, Beliau juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang banyak meraih penghargaan dan beberapa prestasi di tahun 2022.

Melanjutkan sambutannya, Bupati Malang menjelaskan bahwa di dalam mengelola potensi yang begitu luar biasa tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang tentunya tidak dapat bergerak sendiri. Peran serta dari pihak ketiga melalui mekanisme coorporate social responsibility (CSR), secara otomatis turut memegang peranan penting di dalam pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten Malang. Sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas serta Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, seluruh perusahaan di Indonesia juga Kabupaten Malang memiliki kewajiban untuk melaksananakan CSR. Sebab jika suatu perusahaan tidak melaksanakan CSR maka industri maupun perusahaan tersebut dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Adapun pelaksanaan tanggung jawab sosial yang telah berjalan di Kabupaten Malang kini juga sudah terlaksana secara kolaboratif. Utamanya dalam kegiatan ekonomi, sosial dan infrastruktur yang mencakup beberapa aspek, seperti penanganan kasus bencana alam dan non alam, kesehatan juga aksi  kemanusiaan lainnya. Kabupaten Malang dalam hal ini bekerja sama dengan Bank Jatim. Bank Jatim sendiri memberikan CSR kepada Pemkab sebagai wujud kepedulian terhadap kepentingan dan peran sertanya dalam pembangunan masyarakat khususnya di lingkungan eksternal perusahaan.

“Pelaksanaan CSR di Kabupaten Malang mencakup pada kegiatan pemberian paket sembako, penerapan teknologi penggemukan sapi, mobil pelayanan pajak keliling dan renovasi pasar. Kemudian pada sektor sosial, penyaluran CSR dilaksanakan lewat distribusi bantuan kendaraan ambulans, renovasi puskesmas serta bantuan peduli stunting”, Ungkap Bupati Malang.

Wali Kota Pekalongan dan Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan sendiri menyampaikan tujuan dipilihnya Pemerintah Kabupaten Malang sebagai lokasi tujuan Studi Komparasi adalah ingin sharing dan belajar serta menggali potensi yang belum tergali secara maksimal di Kota Pekalongan tentang potensi CSR baik dari BUMN, BUMD maupun dari pihak swasta.

“Kota Pekalongan, untuk potensi wisatanya seimbang yaitu Pekalongan dikenal dan sudah di nobatkan sebagai Kota Batik yang 70% ekonomi Kota Pekalongan ditunjang dari sektor batik. Kemudian dari sektor perikanan juga sangat luar biasa, dan masih banyak potensi-potensi yang ingin kita maksimalkan. Untuk itu, kedatangan kami kesini berharap ilmu yang didapat dari kabupaten malang ini bisa kita implementasikan nantinya ke Kota Pekalongan”, Tuturnya. (Prokopim/Day)

Share this Post: