Layanan Kami

Kenaikan Pangkat Pilihan Penyesuaian Ijasah

Dasar Hukum

  1. Undang-Undang No. 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Undang-Undang No. 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil; sebagaimana dijelaskan pada Pasal 18 ;
    Ayat (1) Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh Ijasah / STTB :
    1. diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetahuan/keahlian yang sesuai dengan ijasah yang diperoleh;
    2. sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir;
    3. setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir;
    4. memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu;
    5. lulus ujian penyesuaian ijasah kenaikkan pangkat.
    1. telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir; dan
    2. setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir.
  4. 1 2 3
    a. SMP dan masih berpangkat Juru Muda Tingkat I, golongan ruang I/b ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Juru, golongan ruang I/c.
    b. SMA, Diploma I atau yang setingkat dan masih berpangkat Juru Tingkat I, gol. ruang I/d ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur Muda, golongan ruang II/a.
    c. Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa atau Diploma II dan masih berpangkat Pengatur Muda , golongan ruang II/a ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b.
    d. Sarjana Muda, akademi, atau Diploma III dan masih berpangkat Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur, golongan ruang II/c.
    e. Sarjana (S1), atau Diploma IV dan masih berpangkat Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda, golongan ruang III/a.
    f. Dokter, Apoteker dan ijasah lain yang setara, Magister (S2) atau ijasah lain yang setara, dan masih berpangkat Penata Muda, golongan ruang III/a ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
    g. Doktor (S3) atau ijasah lain yang setara dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b ke bawah dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata, golongan ruang III/c.

    Ayat (2) Kenaikkan pangkat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat diberikan apabila :
    Selanjutnya dalam Pasal 20 disebutkan :
    Ayat (1) Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas belajar apabila telah lulus dan memperoleh :
    1 2 3
    a. Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa atau Diploma II dan masih berpangkat Pengatur Muda , golongan ruang II/a ke bawah dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b.
    b. Sarjana Muda, akademi, atau Diploma III dan masih berpangkat Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b ke bawah dinaikkan pangkatnya menjadi Pengatur, golongan ruang II/c.
    c. Sarjana (S1), atau Diploma IV dan masih berpangkat Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d ke bawah dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda, golongan ruang III/a.
    d. Dokter, Apoteker dan ijasah lain yang setara, Magister (S2) atau ijasah lain yang setara, dan masih berpangkat Penata Muda, golongan ruang III/a ke bawah dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
    e. Doktor (S3) atau ijasah lain yang setara dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b ke bawah dinaikkan pangkatnya menjadi Penata, golongan ruang III/c.

    Ayat (2) Kenaikkan pangkat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberikan apabila :
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil;
  6. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai negeri Sipil, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002;
  7. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892/303/SJ. Tanggal 09 Januari 1990 tentang Petunjuk pemberian Ijin Belajar; yang pada esensinya menerangkan bahwa :
    Untuk menjamin tetap tegaknya disiplin PNS, bagi PNS yang berkemauan meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya melalui jalur pendidikan formal, perlu diatur dalam sebuah petunjuk pemberian ijin belajar PNS antara lain menyebutkan bahwa guna kepentingan pembinaan karier PNS utamanya proses kelangsungan kenaikan pangkat penyesuaian ijasah setelah yang bersangkutan lulus pendidikan, maka persyaratan yang perlu mendapatkan perhatian adalah standarisasi pangkat dasar yang harus dimiliki oleh masing-masing PNS, dengan rincian sebagai berikut:
  8. No. Tingkat Pendidikan yang akan ditempuh Golongan,
    Sekurang-kurangnya
    Batasan Minimal memperoleh ijin belajar,
    Sekurang-kurangnya
    1 2 3 4
    1. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama I/a 1 tahun
    2. Sekolah Menengah Tingkat Atas, D1, AKTA 1 I/b 2 tahun
    3. D II, D III, AKTA II I/d 1 tahun
    4. AKTA III I/d 2 tahun
    5. Sarjana/S1, Spesialis I dan AKTA IV II/b 1 tahun
    6. Doktor/S3, dan S2/Spesialis II III/a 1 tahun

    Penjelasan :
    Dengan batasan sekurang-kurangnya sebagaiamana pada kolom 3 pada tabel tersebut di atas dikandung maksud bahwa apabila seorang PNS yang menempuh jenjang pendidikan sebagaimana tersebut dalam kolom 2 pada tabel tersebut di atas untuk kelangsungan kenaikan pangkatnya sampai dengan yang bersangkutan lulus, yang bersangkutan pernah mengalami satu kali dalam hitungan reguler.
  9. Dalam rangka terwujudnya sistem pembinaan karier PNS, serta mengacu pada ketentuan yang berlaku sebagaimana tersebut di atas, Pemerintah Kabupaten Malang melalui pejabat Pembina Kepegawaian Daerah (BUPATI) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 823/010/429.207/2002 tanggal 21 Maret 2002 tentang penjelasan Mekanisme Penyesuaian Kenaikan Pangkat.
Syarat KP. Penyesuaian Ijasah :
  1. Salinan/ foto copy sah KARPEG dan CAPEG;
  2. Salinan/ foto copy sah keputusan dalam Kenaikan Pangkat terakhir;
  3. DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  4. Salinan/ foto copy sah Legalisir Surat Tanda Tamat Belajar (STTB)/ Ijazah terakhir;
  5. Salinan / foto copy sah Keputusan Peninjauan Masa Kerja (bagi PNS yang telah diakui peninjauan masa kerjanya);
  6. Salinan /foto copy Surat Tanda Lulus Ujian Penyesuaian Ijasah (STLUPI);
  7. Surat Keterangan Uraian Tugas yang ditandatangani oleh Pejabat Eselon II;
  8. Salinan/ foto copy sah Surat Keputusan/ Perintah untuk tugas belajar bagi PNS yang melaksanakan Tugas Belajar;
  9. Asli Penetapan Angka kredit (bagi yang menduduki Jabatan Fungsional tertentu).